Pendidikan

Menjadi Guru Inovatif di Segala Kondisi, Siapa Takut?

“Siap menjadi bagian dari perubahan?”

Ajakan tersebut merupakan ajakan yang digaungkan oleh Bapak Tri Gunawan S, S.H., M.H pada kegiatan pembinaan yang diikuti oleh seluruh pendidik dan tenaga kependidikan di SMP Negeri 1 Purbalingga yang dilaksanakan pada Jumat, 21 Januari 2022. Perubahan yang dimaksud adalah sebuah inovasi yang seharusnya dilakukan oleh pendidik dalam menghadapi tantangan dunia pendidikan di era pandemi. Seperti yang telah kita ketahui bersama, pandemi mengubah segala yang ada termasuk sistem pendidikan yang berlaku di Indonesia. Maka, seorang pendidik wajib memahami “medan” dengan baik agar strategi pembelajaran yang diberikan untuk peserta didik dapat tetap memenuhi hak mereka dalam kegiatan belajar mengajar. Segala bentuk teknis kegiatan belajar mengajar sekolah di era pandemi ini telah semakin berubah terutama masalah waktu yang berkurang pada jam pelajaran di setiap harinya. Hal ini membuat kita sebisa mungkin harus memberikan materi yang bersifat esensial dengan efektif dan efisien.

Perubahan kegiatan belajar mengajar di era pandemi yang demikian cepat ini harus direspon dengan sikap yang positif dengan mengembangkan metode atau kurikulum yang disesuaikan dengan kebutuhan peserta didik. Pandemi juga membuat pendidik harus menyesuaikan perkembangan teknologi yang diterapkan dalam pembelajaran dengan cepat. Sebagai sebuah lembaga yang menjadi perantara ilmu dan pengetahuan untuk peserta didik, sekolah dan para pendidik dituntut untuk tetap memberikan layanan yang dibutuhkan masyarakat sesuai tuntutan zaman. Bentuk pelayanan ini dapat dimulai dari upaya pendidik yang selalu menunaikan kewajiban mengajarnya dengan baik dan berupaya untuk selalu melakukan upgrade skill. Hal tersebut dapat dilakukan salah satunya dengan cara mencari metode pembelajaran yang sesuai.

Salah satu pesan dari Bapak Tri Gunawan untuk meng-upgrade skill dapat dilakukan dengan mengembangkan learning community yang merupakan komunitas belajar yang menumbuhkan budaya belajar di sekolah oleh para pendidik. Budaya ini merupakan salah satu hal yang dilakukan untuk menyikapi segala bentuk perubahan pembelajaran di era pandemi dalam rangka menemukan sebuah inovasi. Dengan adanya learning community ini juga dapat digunakan sebagai wadah untuk saling bertukar pikiran atau mendiskusikan materi yang dapat dijadikan sebuah referensi kegiatan belajar mengajar. Tentunya hal ini dilakukan dengan tetap mempertimbangkan segala kondisi serba keterbatasan di tengah pandemi. Dengan demikian, learning community ini dapat dijadikan opsi untuk terus berupaya membenahi sistem belajar agar para peserta didik merasa bahwa kegiatan belajar mengajar di era pandemi juga tidak kalah menyenangkan jika dibandingkan dengan kegiatan belajar mengajar sebelum pandemi. Bapak Tri Gunawan juga berpesan bahwa sekolah juga harus terus mengupayakan inovasi yang harus diterapkan dengan mengusung tema one school one inovation.

Segala bentuk inovasi yang dilakukan oleh pendidik akan sangat berarti untuk diterapkan dalam kegiatan belajar mengajar maupun kegiatan non akademik. Dalam tema one school one inovation ini, sekolah juga bisa mengupayakan berbagai kegiatan untuk peserta didik yang dilakukan untuk meningkatkan kemampuan lain di bidang non akademik atau kegiatan yang dilakukan untuk meningkatkan kemampuan soft skill. Hal yang dapat dilakukan untuk mengusung tema tersebut di antaranya adalah, melalui kegiatan sekolah menulis buku digital yang dilakukan di website sekolah atau produktivitas pandemi dengan membuat kegiatan yang memiliki nilai ‘jual’ seperti mempublikasikan produk-produk hasil karya peserta didik, dan segala bentuk kegiatan lain yang dapat diupayakan oleh sekolah sebagai bukti bahwa sekolah di era pandemi tetap dapat menjawab tantangan zaman dalam berinovasi. Hal ini merupakan bukti bahwa segala bentuk kegiatan di luar kegiatan akademik tidak akan mati sia-sia atau menghilang begitu saja digilas pandemi Covid-19.

Tentunya segala bentuk kegiatan tersebut dapat dilakukan dengan adanya kerjasama dan upaya saling mendukung satu sama lain dengan satu tekad yaitu tidak berhenti melakukan inovasi dan dapat menjadi pendidik yang peka zaman. Sinergi yang erat dapat mewujudkan kerjasama tim yang kuat untuk kembali mendongkrak semangat para peserta didik yang pernah mati suri karena pandemi. Pendidik harus terus berusaha mengupayakan segala yang terbaik dan jangan pernah berhenti untuk terus berinovasi demi memajukan pelayanan di sekolah. Mari saling menguatkan, untuk terus mendampingi para peserta didik meraih segala yang dicita-citakan sekaligus memajukan SMP Negeri 1 Purbalingga tercinta agar semakin jaya!